Guru Sang Pengalaman



Thumb, 4 jempol wes untuk Jurusan Teknik Lingkungan UII dengan program KP nya. Yang mengharuskan setiap mahasiswa melaksanakan kegiatan KP (red : Kerja Praktek) di beberapa perusahaan di seluruh penjuru tanah air dengan berbagai tema yang berbeda.Sebuah kegiatan dimana setiap mahasiswa digembleng dan dicekoki dengan pengalaman kerja yang sebenarnya. Memperlihatkan calon-calon insinyur, inilooh..dunia mu besok. Klo mau kelelep ya harus begini, klo kata bang zafran, “KP ini 5 centi didepan, menuju dunia kerja mu”. Hoho..

(jreng..jreng..) Ini lah “The Environment Engineer
#sambil membentangkan kedua tangan

Rasa syukur kami sampaikan karena dapat menjadi salah satu bagian dari kegaiatan yang SO AWESOME ini..
Ucapan terimakasih kepada Bapak-Bapak dosen kami yang selalu –stay on- membimbing dan memberikan pengarahan. #yah walaupun dengan cara mereka masing-masing sih..(uhuk, yang habis kena revisi proposal beberapa kali).

Ok, saya langsung mulai aja wes, membuka gerbang kegalauan saya yang beberapa waktu lalu sempat buat berat badan naik ini jadi ***tuut.. (aib, aib.. sensor ya) plus buat hati ini deg-degan berdebar. Pasalnya kami banyak bertemu senior-senior yang beh... *rasanya bikin semangat itu jadi lumer berantakan.
orang-orang hebat dalam bidangnya dan sarat akan motivasi dan gairah hidup. klo boleh diibaratkan KP ini adalah topping nya pancake yang kress..nendang di lidah.
beruntunglah kami menjadi bagian dari proses yang luar biasa ini.

langsung saja, kita masuk gerbang kegalauan saya yang dah nggak sabar lagi cepet-cepet lulus dan berkreasi dengan orang-orang hebat itu. Ini dia perjalanan KP kami sebulan yang lalu :

Alkisah hidup lah seorang anak laki-laki rupawan yang lahir dari orang tua sederhana di pinggiran kota besar di sebuah pulau pusat peradaban. Anak laki-laki ini tumbuh menjadi seorang pemuda gagah berani sakti mandraguna yang tak lain adalah titisan dari pejuang nenek moyangnya. Dalam darahnya, mengalir darah para bangsawan yang diturunkan oleh kakek neneknya.Namun dalam hidupnya kebahagian itu terasa belum lengkap sebelum datang sang bidadari yang telah digariskan ditangannya. Dalam penantiannya **** (haish.. hop-hop. Skip skip skip…) #mulai ra cetho.
Maaf pemirsa, ada gangguan teknis (alias salah chenel, hehe..) kita kembali pada saluran yang benar ya..
Sampai mana tadi, oh iya, KP, ok..

Tujuan KP kami adalah perusahaan tambang batubara di KAL-TIM, PT.Kitadin Site Embalut namanya. PT.Kitadin ini adalah salah satu dari anak perusahaan PT. ITM Tbk yang bermarkas di Jakarta. Jika kalian kenal, ada PT. Indominco, PT Trubaindo Coal Mining, PT Jorong Barutama Greston dan PT Bharinto Ekatama, itulah beberapa anak perusahaan PT. ITM Tbk.
Perlu dicatat juga, denger-denger sih ITM ini perusahaan batubara ke-3 di Indonesia setelah KPC dan .

Nah..bidikan kami itu adalah PT. Kitadin site Embalut. Tepatnya di Desa Embalut Tenggarong Seberang Kutai Kartanegara KAL-TIM. Letaknya persis disebelah sungai Mahakam yang nan jauh lebarnya (*bagi saya, hhe.. soalnya belum pernah liat sungai yang lebih lebar dari ini, hoho).

Dalam lika-liku perjalanan, sudah kami siapkan seluruh amunisi yang ada. Mulai dari proposal, administrasi di kampus, surat ijin dan sebagainya. Tapi yang paling penting, “Duit” men.Karena tanpa duit lo nggak bisa ngapa-ngapain.Berangkat aja habis lebaran, kena sejeti setengah untuk tiket pesawatnya.Pulangnya sih lumayan, cuma gopek doang.Belum lagi beaya makan dan keseharian disini. Beh..gile aja sekali makan minim 15rebo. Kos-kosan 600rebo sebulan, wah..bisa tekor ane gan.
Tapi untung, Kitadin ini baik kok, hehe..seluruh akomodasi ditanggung perusahaan. Makan 3kali sehari, tempat tinggal, daaannnn... berangkat kantor pun antar jemput. Hoho..jangan salah, kami dijemput Mitsubishi Pajero Sport anyir kinyos-kinyis gitu. Ckckck…
#beruntunglah kami.Kalo uang transpot ada nggak? Wah..itu dia, kurang tahu juga sih. Dapet ini aja sudah syukur kok. Hehe..
Sekali-kali ngincipi jadi bos, antar-jemput oi...
 
Disini tempat tinggal kami. lumayan lah, ibunya juga baik kok, apalagi masakannya.. beh bikin nagih wes

Dan ini lah saya, orang mengenal saya dengan nama “Harun Abdul Aziz”. Nama yang diberikan orang tua agar anak pertamanya itu kelak menjadi pemimpin mewarisi kejayaan Sultan Harun Ar-Rasyid serta kesahajaan khalifah Umar bin Abdul Aziz. Hehe..
@seam 12 PT. Arkananta
 
*QSE Front Office



*yah..walaupun sang bidadari belum kunjung datang juga, be myself aja wes. To be an Engineer, ok?

***

Megenai PT. Kitadin ini, perlu diketahui juga, perusahaan ini adalah perusahaan tertua di KAL-TIM coy..ya walaupun luas konsesinya cuma 3 ribuan hektar (tepatnya 2.973,6 Ha) tapi dengan usianya yang tua, tambang ini sudah terkenal dengan tambang dalamnya (underground). Beh… awesome betul. Ini kayak di felem-felem gitu, nuansanya ekstrim serem-serem gitu, terus kereta-kereta pengangkutnya juga keren-keren gitu. Apalagi pintu gerbang masuknya..beh.. bisa bayangin begitu masuk gerbang keluarlah ribuan kelelawar berterbangan.hehe, Seru lagi bayangin bisa meluncur kedalam masuk bawah tanah 1 km kedalam. Beh..ini tempat paling pecah men.
Ini dia, pintu gerbang menuju tambang dalam (underground). hho..

Kereta bawah tanah.. #mirip film2 horor gt




Ada Tempat yang pecah lainnya, nggak kalah seru, nggak kalah awesome, ini dia men. #Area penambangan (pit)
Disini Bumi Allah dikeruk dan digerus
Beh..seumur-umur baru kali ini ngliat ada lubang gueede hasil ulah manusia. Awesome betul men. #rasanya pengen teriak kencang, “waaaaaa….”
 
Lubang gede ini yang dinamakan pit.Batubara itu tersusun atas beberapa lapisan.Ketebalannya pun juga relatif.Lapisan-lapisan ini lah yang dinamakan seam. Seam ini terdiri dari beberapa tingkat, semakin kecil maka makin dalam juga lapisan batubara itu ditemukan.
Jadi, kalo di proses penambangan sedang menambang seam 12, maka batubara berada pada lapisan ke 12 dari paling dasar. Cukup dengan tambang terbuka (open pit) untuk mengambil batubara tersebut, caranya ya dengan mengeruk hingga lapisan 12 tersebut.Namun berbeda kasus pada tambang dalam (underground) seperti pada foto gerbang underground diatas.Penambangan ini hendak menambang batubara pada lapisan bawah, seam 7 kebawah. Rata-rata kedalaman 1 km kebawah tanah dan akan mencabang sesuai kebutuhan letak batubara tersubut. Tambang ini tidak merusak permukaan tanah tapi mengebor menembus bawah tanah.Makanya diperlukan kereta pengangkut.

Sekarang jelas bukan, bahwa sistem penambangan itu ada 2, sistem tambnag dalam (underground) dan tambang terbuka (open pit).Nah..di PT. Kitadin ini, tambang dalam (underground) dihentikan pada akhir tahun 2008. Setelah itu hingga sekarang dilakukan sistem open pit dengan mengerahkan seluruh peralatan berat untuk mengeruk bumi Allah ini.

Kelemahan dari open pit sendiri adalah bahwa perusahaan harus menjamin adanya rehabilitasi lahan bekas tambang, (ya secara lah, orang yang walnya bukit dipapras dan dikeruk jadi lubang gitu kok) baik dengan REKLAMASI maupun REVEGETASI. Perusahaan harus memiliki JamRek(jaminan reklamasi) pada pemerintah setempat. Selain kewajiban terseut, perusahaan juga harus menjamin akan kelestarian alam dan lingkungan. Baik keanekaragaman ekositem area konsesi tambang maupun kelestarian lingkungan hidup didalamnya.

Untuk itu, judul KP kami berkaitan dengan PT. Kitadin ini adalah “Evaluasi Pengelolaan Lingkungan Tambang” yang mencakup proses monitoring lingkungan selama proses penambangan (air, udara, tanah dan B3) serta pengelolaan lingkugan pada area lahan bekas tambang (Reklamasi dan Revegetasi).

Nah, apa saja dan bagaimana, kita simak rangkuman KP saya selama 1 bulan ditanah tambang ini :

Monitoring Lingkungan selama proses penambangan
1.   Air
Pengelolaan air dimaksudkan untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan akibat genangan air pada area pit penambangan.Pada beberapa lapisan tanah terdapat senyawa-senyawa yang kompleks seperti sulfide/pirit. Apabila senyawa ini kontak dengan air maupun udara akan bereaksi menjadi asam dan sering kita kenal dengan AAT (Air Asam Tambang). Air ini lah yang akan berdampak bagi lingkungan sekitar apabila tidak dilakukan pengolahan. Di area Embalut Site ini sedikit adanya potensi senyawa pirit sehingga tidak terjadi AAT.Naumn demikian permasalahan utama adalah tingkat TSS yang tinggi dengan komponen utamanya adalah tanah lempung.
          Bagian Environment ini lah yang menangani pengolahan air limbah tambang tersebut.Nah..didepartemen ini lah saya bersama satu mahasiswa TL-UII lainnya ditugaskan. Dan disini pula semua hal yang mendebarkan itu dimulai. Semua kegalauan itu muncul, hehe..
Kita lanjutkan yah..Konsep pengolahannya pun sangat sederhana, hanya dengan pembubuhan tawas dan settling pond (kolam pengendapan) hingga akhirnya dibuang di badan sungai.
          Berdasarkan KepMen LH no 112 tahun 2003Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Pertambangan, terdapat 4 parameter ; yakni pH, TSS, Fe dan Mn. Hasil pengukuran menunjukkan keempat parameter tersebut telah memenuhi BML yang telah ditetapkan.
Klo Upaya Pengelolaan yang telah dilakukan, ada beberapa poin yang saya catat, ini dia :
·        Membangun dan memelihara parit dan kolam pengendap dari setiap daerah terganggu didalam wilayah tambang dan lokasi penimbunan (stockpile) batubara.
·        Memelihara dan memfungsikan bak kontrol sebagaimana layaknya agar dapat digunakan untuk mengetahui effektifitas kerja instalasi pengolahan air limbah
·        Melakukan pengerukan endapan limbah secara berkala  terhadap settling pond.
·        Membangun dan mengoperasikan oil trap dengan baik agar dapat mencegah ceceran minyak ke badan air.
·        Membuat parit disepanjang jalan angkut.
Begini ne sehari-harinya. #kontrol Penawasan
Penawasan

Klo ini proses penaburan tawas
contoh aplikasi tawas

Seharian kerja, cape ya pak?? #uhuk


2.   Udara
Pengelolaan udara ini juga nggak kalah awesome nya.Pengelolaan udara dilakukan pada udara ambien dan udara emisi. Dimana parameter yang digunakan diantaranya :suhu, kelembaban, kecepatan angin, arah angin, kebisingan, NOx, CO, SO2, O3, TSP, NH3, dan H2S. Berdasarkan PP 41 tahun 1999 dan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 21 Tahun 2008 bahwa parameter tersebut telah memenuhi Baku Mutu juga.
Nah..upaya yang telah dilakukan diantaranya :
·        penanaman pohon disepanjang jalur pengangkutan (hauling)
·        penyiraman jalan angkut secara rutin
·        pemasangan paranet di Hopper Crushing Plant.
Proses pemantauan kualitas udara di 8 titik sampling area penambangan

3.   Tanah
Klo untuk tanah, lebih spesifiknya kesuburan tanah, penurunan kesuburan tanah dapat terjadi sebagai akibat kegiatan penambangan batubara yang berupa pembuatan jalan tambang, pembukaan dan pembersihan lahan, pengupasan tanah pucuk dan penggalian lapisan tanah penutup serta penimbunan tanah pucuk yang tidak tepat.
Adapun Upaya Pengelolaan yang dilakukan. :
·        Memisahkan lokasi penimbunan tanah pucuk dan tanah penutup
·        Segera menanami timbunan tanah pucuk dengan tanaman penutup dari jenis kacang-kacangan.
·        Segera melakukan kegiatan reklamasi pada daerah yang telah ditebari tanah pucuk.
·        Menambahkan pupuk organik maupun non organik pada kegiatan reklamasi.  
Kami sedang cek pH ini, ada beberapa lokasi yang dijadikan sampling. hasilnya untuk laporan bulanan


4.   B3 dan Limbah B3
Bahan berbahaya dan beracun dapat terjadi sebagai akibat kegiatan penambangan batubara yang berupa beroperasinya mesin-mesin produksi dan sarana penunjangnya serta kegiatan perkantoran.
Upaya Pengelolaan yang dilakukan.
·        Menyiapkan tempat penyimpanan sementara limbah bahan berbahaya dan beracun di setiap lokasi kerja yang berpotensi menghasilkan limbah B3
·        Menyiapkan Tempat Penampungan Sementara Limbah B3 dengan ijin No.98 tahun 2009 oleh Menteri Lingkungan Hidup.
·        Menyiapkan Tempat Penampungan Sementara di PT Riung Mitra Lestari dan PT. Arkananta.
·        Mengelola Limbah B3 dengan memberikan kepada pengumpul yang mempunyai ijin dari KLH adapun selama semeter I tahun 2013 pihak yang ditunjuk oleh PT Kitadin yaitu CV Maju Jaya dan CV Berkat Jaya Sukses.
·        Melakukan pemisahan limbah B3 maupun material terkontaminasi B3
 
Keren, sudah Ada TPS Limbah B3 Juga. mantab..


Pengelolaan Lingkungan pada area lahan bekas tambang
1~ Reklamasi
Kalo tadi sudah disebutkan bahwa perusahaan wajib melkukan rehabilitasi lahan bekas tambang, baik dengan reklamasi maupun revegetasi, ini dia penjelasannya yang saya rangkum.Reklamasi adalah proses pengembalian lahan seperti sedia kala. Pada proses ini perlu dilakukan beberapa tahap agar mendapatkan hasil yang maksimal. Diantaranya persiapan lahan, pengaturan lahan reklamasi, pengelolaan tanah penutup & tanah pucuk, serta pengendalian erosi dan sedimentasi.
Penting diperhatikan pada tahap pengaturan/penataan lahan bekas tambang agar memudahkan pada saat penanaman maupun mencegah adanya resiko lain diantaranya erosi dan sedimentasi. Setelah dilakukan penataan maka pengelolaan tanah pucuk juga perlu diperhatikan agar tanah pucuk ini dapat tersebar merata karena tanah pucuk ini menjadi benda paling penting dalam proses penanaman (revegetasi) tanaman yang ada diatasnya. Proses perataan tanah pusuk juga harus dilakukan dengan hati-hati dan kita mengenalnya sebagai tahap spriding soil.

  ~ Revegetasi
Setelah lahan bekas tambang selesai di reklamasi, maka langkah selanjutnya adalah proses penanaman tanaman pioner maupun sisipan. Karena lahan awal dari galian pit ini adalah hutan, maka proses revegetasi juga mengembalikan area ini dengan menanami tanaman-tanaman hutan, seperti pohon trembesi, sengon, akasia dan johar. Selain itu dikembangkan pula beberapa jenis tanaman buah seperti durian, rambutan, manga dan sebagainya.
          Proses Revegetasi ini dimulai dari proses persemaian, pembibitan (nursery), penanaman, pemupukan, penyulaman hingga perawatan. Butuh proses panjang ternyata mengembalikan lahan bekas galian tambang itu. dan untuk revegetasinya juga tidak sembarang tancep. Ada proses dan prosedur.
 
Lokasi Pembibitan PT. Kitadin Site Embalut

Nursery.. :)


Mulai Penanaman (di lahan reklamasi)










Yang ada di kepala saya waktu itu adalah, jika perusahaan saja bisa menjamin dan mengembalikan lahan seperti sedia kala plus mampu menghidupi seluruh pegawai dan karyawan dan bayari kontraktor juga berarti bisnis batubara punya untung besar juga ya??Hoho..

Guru Sang Pengalaman, to be continued..
#dilanjutkan episode berikutnya ya…       

Oleh-oleh…



Sudah 2 minggu saya menginjakkan kaki di negeri batubara ini. Artinya  kan cukup betah juga untuk tinggal di negeri orang seperti ini #uhuk,hehe.. #kode

Ya walaupun pas dapet tempat dengan sinyal yang redup-redup ngebyar tapi haruslah tetap disyukuri. Gerah panas yang luar biasa yang bikin saya jadi sregep mandi ya juga harus disyukuri, hehe…
apapunlah, semua kalo dijalani dan disyukuri jadi enteng kok, #halah..

masih ngomongin soal Kalimantan, wabil khusus KAL-TIM dengan saentero kekayaan alamnya, yang kata orang “orang Kalimantan itu malas2, ya karena terlalu lama dimanja oleh alam”, rasanya durhaka saya kalau sama sekali nggak bawa oleh-oleh, hehe..
terutama beberapa orang yang udah siap dengan belatinya kalo saya pulang dengan tangan kosong.

La wong saya itu berkutat di tengah alas yang digunduli plus dikeruki, ya kalo nanya oleh-olehjawabannya ya ini.
 
Asli, Batubara habis keruk siap di loading. hehe..
Oleh-oleh yang satu ini wajib dibawa, *nyantai, besok musti komanan wes klo cuma bawa ginian, hehe.. (klo dijadikan duit, diharga berapa ya sebongkah kecil ini??)

~Ato ini wes oleh-olehnya, xexexe…
Beh, klo bisa bawa truk satu ini, serasa jadi raja jalanan bener.. keren abis pokonya. nah.. klo disini, jadi sopir truk gini aja dapet 3-4 jeti men.hehe (manteb toh..?)
tapi nggak wes, kagak minat. jadi bosnya aja. hahaha..

~Oleh-oleh berikutnya,
@Sungai Mahakam
beh, ini ne.. mau bawain oleh-oleh kali super lebar ini tapi kok ya mikir-mikir nggak dapet solusinya, hehe..
sungai paling lebar (*yah.. untuk sementara itu sih, soalnya belum lagi liat sungai yang lebih lebar dari ini. :)

Jadi, ceritanya itu, kami mau nyabrang di tenggarong. mau liat-liat kota Mulawarman alias Kutai Kartanegara itu kayak gimana,, e..pake acara nyabrang kali juga, hehe.. dan untungnya nggak bayar, haha.. (pakai jurus pamungkas) *ngaciiiirrrr

~Oleh-oleh Selanjutnya :


Perkenalkan, ini namanya LEMBUSWANA. hewan peliharaan masa kerajaan Kutai dulu. secara kasat mata, entah ni hewan jenis apa, coba lihat, masak lembu punya sayap? punya belalai? punya taring pula? klo diperhatikan lagi, kakinya punya jalu kayak ayam jantan. hmm.. hewan yang aneh.
tapi klo berkunjung ke kutai, berhala kayak gini mesti ditemui dijalan-jalan. entah apa maksudnya.


Hoho..keren-kerenkan? mau bawa apa lagi bingung. klo mau dedaunan sama ranting pohon malah banyak sini, hehe.. (soale kanan kiri cuma alas doang)
Hmm..kesempatan langka bisa ber-gowes gowes gini. Makanya bersyukur, mumpung status di KTP masih single nikmati saja wes semua gowes-gowes ini, hehe..

To : All member of D’Punow, tak gawakke wes watu areng. Nek do ameh obong-obong omah yo keno. Opo arep dipajang neng kamar yo kenek, hehe..
#tapi nek do jaluk aku gowo gandengan tak sampluk doan, haha..posisi neng tengah alas ndan. Rasah ngarep sek ngono kui ki.Xexe..

Malang Poenya Cerita #3


Perjalanan ini masih berlanjut kawan..
Hari ketiga rasanya sudah nggak mau bangun lagi.Pengen tiduran terus. Nek perlu pulang nya besok wes. Mau balas dendam tidur dan mengistirahatkan badan. Lebih lagi setelah accident itu, yah..badan ini punya hak lah untuk rebahan lebih lama.
Tapi sepertinya nggak bisa deh, hari ini harus pulang memang.Esok hari masih ada setumpuk pekerjaan yang harus diselesaikan.Jadwal masuk kantor dimulai esok hari dan surat ijin plus tetek bengek gawean juga belum kelar. Plus hari jumatnya juga harus take off meninggalkan jogja. Hmm..

Di pagi ini, kami terbuai oleh atmosfer malas-malasan dan sepertinya banyak agenda yang mudah terlewatkan begitusaja. Yah..serasa dirumah sendiri gitu. Mulai dari subuh sampai jam 11 an, stay on dirumah saja. Mulai dari hangout kecil-kecilan, main “winning eleven”,  nyuci mobil,  belanja di pasar, sampe ngoprak-oprak dapur. Padahal menurut si “katanya”, hari ini mau metik apel lah, bakso istemawa lah, sampai masjid tiban-tuban ato apalah itu.hehe.. tapi sepertinya masih menikmati suasana malang yang dingin-dingin empuk, :)
****
Beres dengan urusan mobil dan urusan pasar, saatnya istirahat dan makan.
Hampir semua dari kami tumplek blek didapur, (yah..hampir semua, hhe). Dan seperti ini lah kami, alphabet A-Z keluar semua sudah.Mulai percakapan ringan, medium sampai obrolan seberat besi beton juga ada.Momen seperti ini itu langka.Sayang kalo nggak didokumentasikan.
Apalagi gara-gara telor istimewa nya mb za..hmm, pecah langsung suasana.
Kenyang keluar dari dapur itu, kenyang ketawa dan awet muda..
Selanjutnya biarlah calon ibu2 ini yang mengeksekusi dapur, entah wes mau bereksperimen apa monggo.. *pisss.. :)
yang penting istirahat dan tidur sebentar.

Selepas tidur, ada telpon ternyata.Sepertinya ummi marah besar. Beberapa hari kemarin memang nge-hang hape ini dan sms pun juga baru pada masuk hari ini. Hmm..mencoba memahami kekhawatiran beliau, jumat depann sudah ditinggal, seminggu sebelum hari H juga nggak dirumah, baru sebentar dirumah sudah ditinggal ke malang. Oh Tuhan, ampuni lah dosa hamba-Mu ini, dan apakah yang kejadian kemarin itu *********. Hush..hush.. mulai kan pikiran bereksplorasi kemana-mana. Hmm..bangun tidur langsung mlempem serius.

Sembari buka sms yang baru pada masuk, muncul no itu, oh tuhan orang satu ini..
Menstimulus Galau bener kok.Bikin kacau pikiran.Baru aja direfresh sudah dirusak lagi. Hmm..
Sepanjang jalan pulang entah kenapa nggak hilang2.Masih juga kepikiran.Yang paling nggak ngenakin kenapa ummi juga angkut2 malasah itu.tahu dari siapa dan kapan. Hmm..bikin perjalanan pulang nggak nikmat.

Forget it, please..forget it.
Akhirnya kami pun meninggalkan rumah om fatur juga. Cermin keluarga yang menyenangkan memang.Semua dari kami pasti punya masing2 point of view.Dan itu yang kami dapatkan dirumah ini selama kurang lebih 3 hari.

Sebelum pulang kami mampir dulu ke bakso istimewa nya di Malang. Wes tho..hop, ndak usah banyak komentar klo urusan satu ini.hhe..
Bikin nagih, apalagi bakso super guaade nya, beh.. *yah walaupun 10rb ludes sih..
(oh iya, jadi inget, masih punya hutang disini. *ngarep gratis sih, ckckck…)
                      
Berikutnya kami mengunjungi Masjid Tiban yang konon katanya masjid ini muncul tiba2. Banyak mitos sih tapi yang jelas Hmm..masyaallah.. luar biasa memang. Komentarnya anak teknik, dari segi keakuratan memang bagus.Terlebih ini masjid “katanya” sudah ada dulu, engineer itu lebih gampang bangun sesuai perencanaannya daripada merenovasi sesuatu yang sudah dibangun.Semuanya detail.Mulai dari struktur bangunan, saluran perpipaan air mulai dari atas sampai bawah, jaringan listrik. Beh..mantab pokoknya. Dan setiap lantai itu format ruangannya berbeda-beda, ngatur kesinambungan lt10 sampai lt bawah itu nggak gampang klo setiap lantai berbeda tata ruangnya.
Belum cukup dengan itu, masih ada pusat perbelanjaan dan kuliner di lantai atas. Harus diakui jempol si develop nya. Ini masjid apa mall..hehe
Dari sisi arsitektur, hmm..saya rasa semua yang melihat bisa berkomentar wes.
Oya, 1 lagi. Oleh2 dari malang saya kutipkan dari sesuatu yang tertulis diarea Masjid ini,
“Bahagialah orang yang mengetahui & dapat mencintai
siapa yang harus dicintai”

***

Jam sudah menunjukkan pukul 16.00, kami meninggalkan kota Malang juga. Yah, walaupun beberapa kali masih terlintas pikiran2 yang tadi tapi fokus lah.
Perjalanan pulang ini juga nggak kalah GILA dari perjalanan2 sebelumnya.
Berangkat dari malang itu jam 4 an. Jogja-malang Cuma 6jam (istirahat nggak dihitung). Klo sama istirahat jadi 10 jam berarti (jam 4 sore s.d 2 malam).
GILAAAAAA….

Wush..wush.. hmm.. serem. Klo mau dihitung Istirahatnya aja 4 jam sendiri,  :
1.    Beli buah, pompa angin, mampir pom isi bensin, trus di indomaret itu anggap 1 jam
2.    Di blitar, sholat maghrib itu, 1 jam an lah, setenganh enem, berangkat jam set 7 kurang
3.    Di tulungagung, masjid ala mesir itu, istirahat makan 1 jam dari jam 8 kurang sampai jam9 an kurang.
4.    Terakhir dipom sukoharjo, isi bensin, dari jam 12 lebih sampai jam 1 malam

Kalo rutenya :
Malang>blitar, jam4 smpai set6 ( 1,5 jam)
Blitar>tulungagung, jam set7 kurang sampai jam 8 malem (1,5 jam)
Tulungagung>ponorogo, jam9 sampai jam set11 (1,5 jam)
Ponorogo>wonogiri/sukoharjo, jam 11 sampai jam 12 malem (1jam)
Sukoharjo>jogja, jam 1 sampai jam 2 malem (1 jam)

Hmm..sesuatu bener. Sopir e kelewat-lewat, ra duwe wudel alias kesetanan. Haha..
Padahal habis dari tulungagung itu wes mulai ngantuk setengah mati. Hmm..
Jalannya lurus rus rus… bikin ngantuk (untung habis itu masuk perbukitan, jadi ngebyar lagi, hehe)

Kita mulai..
Etape pertama, Malang-Blitar
Ibarat senam, etape ini baru pemanasan. Jalan udah mulai kelok-kelok mendekati blitar itu, yaah..kurang lebih 40-60 km/jam lah. Ketika keluar dari Masjid Tiban itu juga masih rame, jadi jarang ngebut. Baru pas masuk pegunungan itu mulai sudah, wush..wush.. gigi 3 dan 4 yang jadi favorit dirute ini. Hmm..klo ini serasa main balapan downhill kok, hhe..
Ada sedikit bocoran, klo dipermainan game itu selalu dituntut perfect.Klo mau juara1 ya nggak boleh cacat sedikit pun.Setiap tikungan itu ada perhitungannya, gimana caranya dengan kecepatan sekian tapi masih tetap sesuai jalur.Hohoho… akhirnya berguna juga ilmu itu. :D
Eits, tapi tenang.Klo diperjalanan ini si pengendara sudah punya license card nya kok. Cap SLEMAN meneh, jadi tenang saja. Hehe..

Ditengah perjalanan kami isi angin ban dulu. Biar lebih ca’em downhill nya, haha..
Trus mampir juga beli oleh-oleh. #ndak mutung meneh ngko..

Next, kami berhenti di masjid gara-gara si nok-nok nggak tahan pengen kencing. Ee..sudah adzan ternyata. Ya sudah lanjut shalat maghrib saja. Sejam lah kami disini.Perjalanan dilanjutkan, belum ada 10 menit sudah mampir lagi.Kali ini den bagus e Lanjar yang mau beli sesuatu. Hmm..kaget juga pas ditanya, nyari apa kau njar? Nih..#disodori 2 botol kratingdeng.Wkwkwkw… jiaan anak satu itu, tahu juga kebutuhan sopir. It’s ok, walaupun saya itu belum pernah minum yang beginian tapi dicoba sek lah. Rasane kecut2 seger.
10 menit kemudian ngefek memang.
Edan..bikin greengg..

Etape kedua, Blitar-Tulungagung
Wah, disini ne, semua nya hampir kacau.Kami kehilangan arah, bingung mau kemana.Dan untung lah ada pak polisi yang baik hati. “wah, masih jauh mas. 3-4 jam lagi sampe ponorogo” he?? Yasudah lah dinikmati saja.

Efek dolping, eh salah, dopping, ces pleng tenan.Dijalan itu adrenalin terpacu.Darah tu memuncak, dan hasrat untuk kebut2n juga makin menggila.Alhasil, 60-80 km/jam jadi santapan spidometer kala itu.minimal itu gigi 4 dijalan, jarang sampe turun gigi 3. Hmm..jalan e sempit tapi masih wae wush..wush..

Pas dijalur ini, nemu rival nya ulil ijo,  2 mobil panther didepan. Beh gilaa itu sopir, nggak ke kejar kejar.Cuma terima ngekor dibelakang aja.Jalan emang lurus sih, tapi hampir nggak ada kesempatan untuk nyalip.Tiap kali pasang sen kanan tanda mau nyalip mesti nggak ke-kejar. Percuma, karena sopir depan itu juga meluncur dengan kecepatan tinggi. Klo dipaksain ya Cuma 2 mobil beriringan di jalan, Hmm..
Akhirnya datang juga kesempatan, nyalip panther pertama adalah pas posisi dia ngerem mau berhenti mengurangi kecepatan.Nah ini dia kesempatan itu, si panther baru mau accelerasi maju, disitulah ulil ijo tancap gas duluan. Hehe..dadah panther.
Tapi masih ada panther 1 lagi didepan.Wuih ini juga kerepotan mau nyalip. Serius, keren nih sopir. Tapi siapa dulu yang dilawan, ulil alpard ijo jangan dipandang sebelah mata dong.
Hampir sama dengan panther sebelumnya, begitu negerem berkurang kecepatan, disitu lah ulil ijo beraksi. Tapi kali ini diluar perhitungan karena ternyata mobil-mobil didepan panther itu mau ambil kanan kearah pom bensin.Waa….begitu ulil ijo nyalip panther, mobil didepan sudah mau belok kekanan. Waduh..ngerem mendadak menghindari 2 mobil itu.dan akhirnya lolos juga Hm…. Untung-untung.. :)

Perjalanan lanjut lagi, Jalanan lurus mentok, dan sampai lah kami di kota tulungagung, kira2 sekitar jam setengah 8 malem. Muter2 masuk kota dan subhanallah bertemu lah kami dengan masjid agung Tulungagung, wauu..masjid dengan corak mesir itu jadi obat lelah betul. Yuk..buka bungkusan nasi dan mie plus telur buatan ibu2 tadi,

Etape Tiga, Tulungagung-Ponorogo
Setelah tanya bapak2 memastikan jalur kami benar akhirnya berangkat sudah sekitar pukul 9 malam. Disini perjalanan nya juga masyaallah..hmm,
Jalan lebar lurus mentok.Wah, bener2 dimanja betul sopir ini.Hhe, saking lurus nya jadi ngantuk coba. Heshh..yang lain terlelap kayaknya. Sudah tak bersuara sama sekali.
Teklak tekluk gitu.Kayaknya efek dolping tadi sudah habis.Setengah botol minum lagi, ngebyar lagi. Tapi ngantuk lagi..beh..jalannya rek, lurus lebar sepi lagi, hmm..
Sesekali nuang kopi item panas. Hmm..keras.. tapi langsung byar lagi. Begitu..terus sampai jalan puanjang ini berakhir.
Wah..kok ya berujung pada jalan perbukitan to ya. Ngeri lagi, sudah mulai masuk perbatasan ponorogo ini.Seketika itu langsung ngebyar lagi, ngantuk nya hilang.Yang ada Cuma adrenalin terpacu kencang.Apalagi semakin naik semakin sepi dan gelap. Wu… serem wes. Full konsentrasi dan penuhperhitungan, karena salah dikit gitu aja jurang lawannya. Hehe..
Apalagi lampu si ijo ini buta sebelah. Hmm..harus ekstra. Jari kanan ini nggak henti-hentinya pasang lampu dim (jarak jauh)

Tiba2, tuuuuuunntt…tuuttt… beh, truk tangki pertamina broh..hmm..serem. buntuti dari belakang gitu. Lampunya juga nyolok spion kanan lagi.
Nek wes gini, aku kok disuruh ngalah, haishh..hajar sudah. Tak maksimalin lagi kecepatannya disetiap tikungan untuk memperpanjang jarak, tapi gila juga nih sopir truk, nempel terus dibelakang e. Astaga..ini benar2 adrenalin yang bermain. Seluruh badan itu respon sendiri, spontan. Kaki kanan gas sama rem, kaki kiri kopling, tangan kiri pindah gigi, tangan kanan pegang stir sama lampu jarak jauh. Mata fokus didepan sama batas tikungan, plus spion kanan yang ditempel sama truck tangki.
Beh, disini gila-gila an bener kok. Jantung itu jedag jedug nggak karuan, mata pedes.Dan akhirnya ngalah juga, pasang lampu sen kiri dan melambaikan tangan tanda ‘Silahkan mendahului’. Dikira sudah bisa nge-slow sebentar, ee..dari belakang ada truck lagi. Haish..mulai kepancing lagi kan. Beberapa tikungan sempet diladeni tapi wes lah ngalah wae.
Setelah 2 truck tadi, yang ada jalan itu belak—belok, naik bukit… turun lagi.Bisa sih slowdown, tapi 5 menit kemudian kepancing lagi pengen tancap gas. Apalagi bukit terakhir, kan jalannya turun, lurus lagi, udah nggak ada belok-belok lagi. Wa… gigi 5 itu sudah. Yang sibuk itu jari kanan pasang lampu jarak jauh sama mata stay fokus didepan terus.
Dan akhirnya sampai juga di ponorogo. Berangkat dari tulungagung jam9, sampai ponorogo jam set11 an lebih. Seneng rasanya bisa ngliat kota, alun2nya dan patung reok nya.

Etape Empat, Ponorogo-Wonogiri
Sudah sampai ponorogo itu wes seneng. Artinya sebentar lagi sampai. Tapi ternyata… T.T
Masih harus menjinakkan bukit2 di perbatasan wonogiri.Jalur selatan memang lebih cepat disbanding jalur utara, Cuma ya itu.jalannya berbukit dan nggak rata. Kalo sepi memang. Saking sepinya wush..wush..hhe

Kira-kira 1 jam kami sampai di kota wonogirinya, cepet ya..
Tapi pas dijalan, ya Allah..lama betul. Naik turun aja jalannya.Kayaknya semua juga sudah tidur.Rasa ngantuk itu juga sudah mulai menyerang sih.Tapi navigator saya itu tahu harus bagaimana, diputarlah mp3 kencang-kencang.Astaga anak satu ini.O  iya.. semenjak berangkat tadi, dia putar mp3 kencang2, hmm.. mungkin gara2 itu juga andrenalin juga terpacu lebih cepat dan tahan lama. Hehe..

Beberapa kali juga kami berhenti Tanya jalur yang benar. Yah..sekalian nglurusin kaki dan penghilang rasa ngantuk. Jendela pintu emang sengaja dibuka karena nggak kelihatan klo ditutup gitu. Dingin sih, tapi pada sabar ya…

Ringkas cerita, akhirnya kami sampai lah di kota wonogiri dan masuk kota sukoharjo itu mampir pom dulu isi bensin.

Etape Kelima (terakhir), Sukoharjo-Jogja
Turun dari pom itu, gemetaran semua kaki sama tangan. Jantung juga masih jedag jedug, bawaannya nggak tenang dan gelisah, ya karena jedag-jedug itu.sampai di toilet, cuci muka, bersih-bersih dan pengennya itu tidur sebentar. Karena mata udah panas betul.Pedes rasanya. Tapi wes lah, tinggal sedikit lagi kok.

Nggak terasa hampir sejam kami istirahat di pom. Jam 1an itu kami cau menuju jogja. 1 jam men..sukoharjo-klaten-jogja-kaliurang. Untung sepi, minimal gigi 4 lah disini.Jalannya juga bagus. Tancap….

Pukul 02.00, kurang lebih lah. Sampai juga kami di Jakal Km 14,5. Semua tumpek blek disini.Dan syukur Alhamdulillah akhirnya tiba dengan selamat.Entah, pada tidur nyenyak atau nggak, tapi perjalanan 3 hari ini lumayan melelahkan juga.

-Sekian-
Saya agak kesulitan bagian closing nya, tapi masih ada “The Miracle” yang nggak tahu kapan terbitnya.Dan mohon maaf, bahasanya terus terang acak-acakan. #no editing #Cuma cetak-cetuk spontan aja kemarin, jadi bener2 acak-acakan
 
Support : Copyright © 2011. :: Harun A. Aziz :: - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger